Histori Software Engineering

sommerville Gagasan ‘software engineering’ pertama kali diusulkan pada tahun 1968 di sebuah konferensi yang diadakan untuk membahas apa  yang kemudian disebut ‘software krisis’ (Naur dan Randell, 1969). Ini menjadi jelas bahwa pendekatan individu untuk pengembangan program tidak meningkatkan sistem perangkat lunak yang besar dan kompleks. Hal ini tidak dapat diandalkan, biaya lebih dari diharapkan, dan distribusi software yang terlambat. Sepanjang tahun 1970-an dan 1980-an, berbagai teknik rekayasa perangkat lunak baru  dan metode yang dikembangkan, seperti pemrograman terstruktur, menyembunyikan informasi dan pengembangan berorientasi objek.  Alat dan notasi standar banyak dikembangkan dan sekarang banyak digunakan.

Software merupakan program komputer dan dokumentasi yang terkait.  Produk software  dapat dikembangkan untuk pelanggan tertentu atau dapat dikembangkan untuk pasar umum. Perangkat lunak yang baik harus memberikan fungsionalitas dan kinerja  yang dibutuhkan untuk pengguna dan harus dapat dipertahankan, dapat diandalkan, dan dapat digunakan. Kemudian apa yang dimaksud dengan software engineering itu?

“software engineering is an engineering discipline that is concerned with all aspects of software production ( Sommerville, 2011:6)”.

Aktivitas fundamental pada software engineering yaitu : Software specification, software development, software validation, and software evolution.

Perbedaan antara software engineering dengan computer science.  Ilmu komputer (computer science)  berfokus pada teori dan fundamentalnya, sedangkan rekayasa perangkat lunak (software engineering) memberikan kepraktisan mengembangkan dan memberikan software yang berguna.

Atribut esensial dari software engineering yaitu maintainability, dependability and security, efficiency, acceptability.  Maintainability berarti bahwa Software harus ditulis sedemikian rupa sehingga dapat berkembang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Ini merupakan atribut penting karena perubahan perangkat lunak adalah kebutuhan yang tak terelakkan dari perubahan lingkungan bisnis. Dependability and security berarti bahwa ketergantungan software mencakup berbagai karakteristik termasuk keandalan, keamanan, dan keselamatan. software diandalkan seharusnya tidak menyebabkan kerusakan fisik atau ekonomi dalam hal kegagalan sistem. Pengguna yang jahat tidak dapat mengakses atau merusak sistem. Efficiency berarti bahwa software tidak boleh membuat pemborosan sumber daya sistem baik penggunaan memori dan siklus prosesor.  Oleh karena itu efisiensi termasuk  didalamnya yaitu responsif, waktu pemrosesan, penggunaan memori, dll.  Acceptability berarti bahwa Software harus dapat diterima oleh jenis pengguna yang berbeda. Ini berarti bahwa software harus dimengerti, bermanfaat, dan kompatibel dengan sistem lain yang gunakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>